19 Juni 2011. Jakarta saat persija berlaga.

Sebelumnya tulisan ini sudah lama ingin saya buat, sebuah pemandangan baru yang saya rasakan dan membanggakan di sepanjang ruas jalan raya Jakarta saat persija bertanding yang begitu berbeda di hari-hari biasanya.

Hari ini 19 juni 2011. tepat hari ini dimana tim kesebelasan persija Jakarta akan melakukan pertandingan terakhir di musim 2010-2011 dan sekaligus hari ini adalah penentuan siapa yang akan mengisi posis runner-up dibawah sang juara persipura.

Hari ini memang berbeda, tanpa pasukan tanpa gerakan. Dengan mengandalkan transportasi umum langkah kaki ini menaiki bus jurusan Kp.Rambutan – Merak.

Ini adalah pengalaman tersendiri, yah menaiki bus umum sendiri menuju Jakarta adalah pengalaman pertama saya. Sepanjang jalan saya di temani sebuah telepon genggam, tangan ini rasanya tidak pernah berhenti bernari-nari di atas keypad mencari kesibukan sendiri demi menghilangkan rasa bosan daya di atas bus yang sudah penuh sesak namun masi saja kondektur bus menaiki penumpang disepanjang jalan tol. Demi persija..🙂

***

Jakarta Saya Tiba!
Kurang lebih sekitar pukul 11 atau setengah 12 saya tiba di tempat tujuan. Menunggu jemputan yang dikirim oleh sesepuh di Jakarta saya pun berhasil mendarat di rumah sang sesepuh tersebut.

Sekitar pukul 1 siang perjalanan menuju GBK pun dimulai. Dengan mengandalkan tebengan ;p saya merasakan hal berbeda. Yah amat berbeda dari perjalanan saya sebelumnya bersama teman-teman. Biasanya saya dan teman-teman yang lain dari cilegon langsung menuju GBK tanpa beredar ketempat lain dulu. Kali ini saya menyusuri ruas jalan Jakarta dan membanggakannya melihat teman-teman jakmania entah mereka yang di dalam angkot,minibus,jalan kaki dan seperti kami konvoi dengan motor.

Biasanya pemandangan ini hanya saya liat disepanjang ruas menuju GBK saja, kali ini disetiap jalan yang saya lewati begitu mudah dijumpai.

Di hari ini saya menangkal omongan orang yang katanya “supporter hanya ramai di stadion, supporter hanya membuat macet, supporter hanya membuat rusuh”. Pada nyatanya TIDAK! Di lampu merah, halte busway, dan seruas jalan raya yang saya lewati teman-teman berbaju orange itu nampak bangga menyanyikan lagu Persija dan saya rasa mereka tidak membuat onar, mereka tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak mengganggu pihak lain.

Inilah sisi lain Jakarta saat persija bertanding yang saya saksikan secara langsung. Sebuah pengalaman baru dan kisah yang baru lagi. Semua nampak sempurna ketika Persija pada sore hari itu menang 3:0 dan suasana yang luar biasa yang saya dapatkan dari tribun penonton.. “INI GBK DAN KAMI ADA BERSAMA PERSIJA” suasana dan atmosfer yang luarbiasa saya dapatkan dipertandingan ini! TERIMA KASIH PERSIJA TERIMA KASIH SEMUANYA! Kalian mengajarkan pelajaran baru lagi kepada saya hari ini dan arti kata Kebersamaan.!!!

*kini kompetisi telah berakhir, hanya tinggal tunggu waktu untuk menyambut kompetisi berikutnya! Tetap menjadi warna untuk Persija! Tetap mendukung dan setia untuk Tim Ini. Siapa pun pemain nya itu masalah nanti, yang penting kesetiaan anda kepada Persija tak terlepas hanya karena pemain. Gol dan kemenangan adalah penting tapi bukan ukuran keseteiaan kita pada tim*

***

Cinta SepakBola adalah Cinta Buta Yang Menyenangkan
Begitu Besar Cinta, Begitu Besar Kecewa, lalu tak ada hal selain menunggu pertandingan berikutnya dan bergembira lagi. Sepakbola adalah satusatunya cinta yang tak bersyarat di dunia ini. -11patriot-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s