P.E.R.S.I.J.A ( ini kisahku apa kisahmu)

Menjadi satu di antara jutaan keluarga besar pencinta Persija adalah sebuah hal yang membanggakan dan menyenangkan bagi saya. Sebuah pengalaman,pembelajaran,suka –duka dan segala kisah di dalamnya menjadi rentetan kisah perjalanan hidup yang terekam selalu di dalam hati dan memori ini. Walau pun saya sadar saya hidup di dunia ini (persupporteran) bisa di kata manusia baru yang baru saja di lahirkan dari kandungan ibu,tapi kenyamanan dan suasana kekeluargaan ini membuat saya semakin cinta dan ingin selalu dekat dengan Persija maupun saudara se-Persija lainnya. Bahkan terkadang mereka (keluarga besar pencinta Persija) lebih dekat dibanding keluarga sesungguhnya.

 

Menjadi salah satu pendukung perempuan diantara para srikandi sepakbola lainnya membuat saya berbangga diri. Di saat sepakbola negri lain menjadi dewa dan dewi di negri ini tapi tuhan memberikan sebuah anugrahnya lewat cinta yang iya beri kepada hati ini untuk sepakbola tanah air yang terkadang menjadi tamu di rumahnya sendiri.

 

Rasa syukur dan bangga itu boleh bertambah ketika saya dapat menginjakan kaki secara langsung ke stadion untuk mendukung Persija Jakarta lewat tribun supporter diatas isu-isu yang bertebaran yang mencoreng citra sepakbola maupun keamanan di dalam stadion dan larangan orang tua akan anaknya pergi ke stadion. Saya beruntung memiliki orangtua yang memberikan kepercayaan kepada saya ‘bisa menjaga diri’ dan kepercayaan itu saya jawab dengan keamanan dan kenyamanan yang saya peroleh dari rekan-rekan sekalian. Walaupun kepercayaan yang orang tua saya berikan sedikit ada unsur ‘paksaan’ dari diri saya.😀

 

Saya memang baru dapat mendukung Persija pada partai home saja (di Jakarta) itu pun tidak semua match yang bisa saya hadiri secara langsung, maka dari itu saya masih memiliki keinginan besar untuk ikut  dalam rombongan tour away Persija.

 

Jika kembali melihat kebelakang, saat saya pertama kali menginjakan kaki di Stadion Gelora Bung Karno. Sebuah perjalanan yang melelahkan dan juga menyenangkan. 25 Maret 2010 ketika Persija vs Persib, sector 12 menjadi saksi buta sekumpulan anak remaja yang masih duduk di kelas 1 SMA datang dari Cilegon untuk Persija.

 

Match hari ini adalah awal dari semuanya. Suasana sore itu di GBK memang membuat saya tambah jatuh cinta akan stadion kebanggan milik penduduk Indonesia dan Tim Persija yang kala itu bermain luar biasa.

 

Benar-benar ada sesuatu di tempat dan tim ini sehingga dapat menarik hasrat ini untuk terus kembali ke tempat yang kala itu di buat oleh Presiden pertama Indonesia dalam rangka sea games.

 

Seiring jalan nya waktu saya rindu dengan atmosfer yang tercipta saat Persija bertandingan yang di buat oleh teman-teman sekalian. 19 juni 2011 adalah tanggal terakhir saya menginjakan kaki di stadion GBK kala Persija bertanding melawan psps sekaligus menjadi laga terakhir di musim 2010/2011.

 

Kini entah kapan saya dan rekan-rekan pencinta Persija menyalurkan semangat kami lewat tribun. Berdiri dan bernyanyi bersama demi sebuah hasil terbaik yang mereka (persija) berikan untuk kami semua.

 

Kompetisi 2011/2012 akan segera bergulir dengan nama dan system yang baru versi ketua PSSI yang baru juga.

Disaat tim lain sudah siap mengikuti kompetisi dengan kelengkapan pemain, tim kebanggan saya Persija Jakarta masih harus menunggu nasib.

Dualisme kepengurusan yang terjadi di Persija merimbas pada terbengkalainya tim ini. Pihak yang ‘benar’ terus memperjuangkan haknya dan pihak yang ‘mengaku-ngaku’ tak tau diri dengan membawa-bawa nama Persija versinya.

 

Menyedihkan dan menyakitkan jikalau PERSIJA sebagai tim yang telah ada sejak tahun 1928 dengan segala prestasi dan sejarah di dalamnya harus berganti dengan tim baru dengan juba nama ‘persija’ dengan tebengan sejarah…!!!

 

Bagi saya tidak ada yang bisa menggantikan PERSIJA…!!! Dengan segala kenangan saat TC di Cilegon, kebanggan,cita,dan cinta. Tanpa ada tim ini tidak mungkin saya mengenal anda sekalian, mendapatkan keluarga baru, pembelajaran hidup, dan sebuah cinta yang telah terjadi oleh dari Tim Ini…!!!

 

P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A  P.E.R.I.S.I.J.A

SAYA RINDU AKAN SEMUA YANG TERJADI SI DINI,OLEH KARENA TIM INI, DAN TETAP P.E.R.I.S.I.J.A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s