Pakaian-Mu merusak Citra-Ku

Sebelumnya note ini dibuat tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada teman-teman jakangel yang “merasa” dan tanpa maksud menjatuhkan dan menyudutkan pihak terkait.

Pakaian adalah identitas diri. Setiap orang pun memiliki karakter yang berbeda-beda dalam berpakaian.
Be Your Self, kata-kata ini adalah salah satu imbauan menjadi jati diri sendiri sesuai dengan karakteristik masing-masing individu.

Cara Berpakaian setiap orang adalah hak dirisendiri, dimana mereka leluasa untuk menggunakan pakaian apa saja yang sesuai dan nyaman bagi dia., namun alangkah lebih bijaknya jika berpakaian sesuai dengan kehendak dirisendiri itu di imbangi dengan kenyamanan lingkungan sekitar yang melihatnya tersebut.

Tak jangan peristiwa saltum atau salah kostum seringkali terjadi dikalangan muda-mudi. angka persentasinya memang kebanyakan muda-mudi namun tak jarang orang-orang tua pun salah menerapkan pakaian yang ia pakai pada suatu acara atau tempat.
Jika terjadi terus menerus maka akan fatal jadinya.

Stadion, yang sedianya adalah tempat menyelenggarakan pertandingan olahraga sepakbola kini pun menjadi ajang “pamer tubuh”., celana pendek nun ketat dan kaos ngepres nan ngatung saya rasa kurang cocok digunakan untuk kestadion.
Terlepas mungkin itu “pakaian ternyaman” mereka namun apakah layak di pandang “pakaian-pakaian kurang bahan” digunakan ke stadion yang dipenuhi oleh banyaknya laki-laki..???

Itu semua mungkin cara mereka dalam berpakaian TAPI mohon maaf pakaian anda “merusak” citra kami jakangel yang lain.

Belum lama ini Saya sempat menyebarkan angket pertanyaan (*dalam rangka tugas akhir sekolah) kepada rekan-rekan yang tersandung masalah perizinan kestadion dari orang tua, ada beberapa alasan yang dijadikan masalah orang tua termaksud didalamnya soal cara berpakaian “jakangel” dan atraksi mereka yang naik di atas atap metromini.

Hal ini memang menjadi masalah tersendiri., memang tidak semua jakangel yang berpakaian seperti itu. Banyak teman-teman jakangel yang lain yang berpakaian lebih sopan malah tak sedikit teman-teman jakangel yang berjilbab di tribun supporter., mereka tetap terlihat cantik dan menawan tanpa harus menggunakan pakaian-pakaian kurang bahan seperti itu.

Jangan di tanya bagaimana mengubahnya, tetapi mulai lah dari pada diri kita sendiri., karena tidak bisa di pungkiri Citra Jakangel yang lain pun menjadi taruhannya..!

Ini semua memang hak masing-masing individu dalam berpakaian tapi alangkah lebih baik jika menggunakan pakaian yang tidak kekurangan bahan agar pandangan orang-orang kepada Jakangel pun tidak “miring”

Semoga ada perubahan di musim depan. mari tunjukan pada mereka, wanita ada di sepakbola dan sepakbola akan hambar jika tidak ada wanita..!

Kami Jakangel akan merubah Citra SepakBola dan dunia Persupporterannya..đŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s