Satu Dalam Nama Indonesia

Indonesiaaaa…

Indonesia adalah salah satu negara kawasan asia tenggara dengan jumlah penduduk terbanyak no.4 di Dunia dan sebagai negara kepulauan terbesar dunia.

Dari Sabang sampai Marauke. Sebuah gambaran jelas betapa luas nan megahnya negri ini. Berlimpahnya kekayaan alam dan luasnya negri disandingkan oleh jumlah penduduk di dalamnya.

Berbagai suku dan agama tercampur didalamnya. Jika berbicara masalah keanekaragaman suku mungkin tak akan ada habisnya maka dari itu adanya Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemernyatu “berbeda-beda namun tetap satu”

Memiliki jumlah penduduk yang banyak dan terus meningkat tiap tahun nya bukanlah menjadi sebuah hal yang mudah. Banyaknya perbedaan pandang dan tidak siapnya mental menerima kemajuan moderenisasi yang terkadang menjadi masalah baru dan pemicu terjadinya keretakan dan berujung pada perpecahan.

Hal ini bukan hanya terjadi pada individu-individu didalamnya seperti masyarakat. Tapi terjadi juga pada pemimpin-pemimpin,lembaga,dan lain-lain sampai pada olahraga.

Selayaknya seperti negara lainnya. Indonesia pun memiliki berbagai cabang olahraga yang keberadaan nya diakui oleh negara dan sampai dunia. Cabang-cabang olahraga itu sendiri bukan sekedar di bentuk tanpa persiapan namun dipoyeksikan untuk kemajuan Indonesia sendiri sebagai bentuk prestasi dan penghargaan dunia lewat olahraga.
Cabang-cabang olahraga tersebut antara lainnya ada bulutangkis,basket,angkatbesi,voli,atletik,tinju,sepakbola dan lainnya.

Dari cabang olahraga yang saya sebutkan di atas, saya akui kalo saya lebih menjorok pada sepakbola, tapi tanpa mengurangi rasa hormat,respect,bangga,dan dukungan kepada cabang olahraga lainnya.

Jangan ditanya kenapa, inilah hakikatnya olahraga terpopuler dunia. Sekali lagi tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada semua cabang olahraga lainnya. Saya sedikit kecewa ketika mendengar ada lantunan kata yang menjurus ke unsur ‘iri’ kepada dukungan masyarakat terhadap cabang olahraga yang satu ini (sepakbola) mungkin hanya segelintir orang yang memiliki pikiran ‘iri’ seperti itu namun kalo boleh dikata jujur itu mengganggu.!

Saya akui negri ini sedang ‘demam sepakbola’ mulai dari pagelaran piala dunia sampai puncaknya pada AFF tahun lalu, para penduduk negri ini sedang terhipnotis dengan Bambang Pamungkas dkk. Entah terhipnotis dalam arti permainan ataupun ketampanan, mereka punya jawabannya sendiri-sendiri.

Kenapa sepakbola begitu cepat dikenal..? Yah, kembali lagi keawal, sepakbola adalah olahraga terpopuler dunia, untuk menyiarkan sebuah pertandingan saja para stasiun TV harus berebut satu sama lain pada nyatanya peran media sangat berpengaruh walaupun terkadang dampaknya bisa menimbulkan hal positif dan negatif apalagi sekarang stadion-stadion sepakbola bukanlah tempat sakral kaum laki-laki, srikandi tanah air ini sering terlihat di sela-sela lautan supporter di dalam tribun.

Pada intinya disini saya bukan sekedar melakukan pembelaan tapi pernyataan tegas bahwa kami supporter sepakbola juga mensupport perkembangan cabang olahraga lain walau mungkin porsinya sedikit berbeda. Dan kami pun tak jarang berada di selipan supporter bulutangkis,basket dllnya. Bahkan banyak dari kami adalah pendukung cabang olahraga lain tersebut.

Pada dasarnya kita semua itu satu dalam nama Indonesia..! Kita harusnya saling merangkul bukan ‘iri’, mungkin mendukung bulutangkis tidak bisa di samakan dengan mendukung sepakbola di stadion karena tempatnya saja sudah berbeda tapi percayalah dukungan dari hati kita tidak berbeda..! Sama..! Dengan harapan kemajuan untuk Indonesia…

Apapun cabang olahraganya kalian tetap sama dimata kami. Apalah artinya hitungan jumlah pendukung jika banyak namun hanya duduk diam.!

Atas Nama Indonesia Demi Kemajuan Negara! Jangan terselip dibibir lagi sebuah kata ‘iri’ atas banyaknya dukungan. Kemenangan itu datang dari diri anda sendiri bukan dari oranglain..!

Percaya pada diri anda bahwa kemenangan datang dari diri anda!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s