Mereka Bilang Saya Aneh (Perempuan Sepakbola)

Terlahir menjadi seorang anak perempuan merupakan karunia tuhan yang di berikan kepada kita. Perempuan adalah karya terbesar tuhan yang berupa individu dengan gambaran cantik,indah,unik,lembut,gemulai serta pembawa ketenangan.

Jaman dahulu jauh sebelum adanya emansipasi wanita yang dipelopori oleh ‘ibu Kartini’ nasib perempuan-perempuan Indonesia tidaklah seberuntung sekarang.
Rumah Rumah dan Rumah, inilah tempat istimewa bagi perempuan jaman itu.
Dapur Dapur dan Dapur, inilah sahabat sejati bagi perempuan Indonesia kala itu.
Sekarang kita boleh bangga, bersuka, bersorak, gembira dan bersyukur karena nyatanya saat ini kita bisa bebas mengekspresikan apa yang kita mau walau terkadang lingkungan sekitar tidak mendukungnya.

Menjadi salah seorang supporter sepakbola perempuan terkadang memunculkan kritik dan tentangan sendiri dari lingkungan sekitar. Mulai dari keluarga,sahabat, sampai orang yang tidak kita kenal. Mungkin yang ada di benak mereka adalah dunia supporter yang keras,kasar dan tak layak bagi kaum perempuan. namun pada nyatanya kami para supporter sepakbola perempuan bisa menempatkan diri kami dengan baik di pinggir lapangan dan menjadikan warna baru bagi persepakbolaan itu sendiri.

Mendapatkan izin langsung ke stadion dari orangtua bukanlah hal mudah dan gampang. Saya harus benar-benar memenangkan hati kedua orangtua ini dan menjamin bahwa saya akan baik-baik saja. Bukan hanya orangtua kritikan itu datang dari keluarga terdekat seperti tante dan om, bagi mereka yang tidak kecanduan olahraga ini mungkin akan mengangkat alis dan memandang sinis diri saya yang ‘aneh’ menurut mereka.

Sahabat adalah orang terdekat selain keluarga yang di harapkan mengerti dan tau apa isi hati kita. Namun untuk masalah sepakbola, rasanya tidak… saya sendiri terkadang meninggalkan mereka saat tim kebanggaan bertanding. saya lebih memilih mendukung tim kebanggan dari pada jalan bersama dengan mereka. Dan saya pun tidak bisa marah kepada mereka jika esok harinya muka dan kata-kata sinis tertuju pada saja. Hehehhee, tapi mereka adalah sahabat terbaik walau julukan ‘aneh’ kembali untuk saya.

“jangan menilai saya jika anda tidak mengenal saya”
Mungkin kata yang pas untuk mereka yang pada nyatanya tidak kenal sama sekali tapi menilai saya ‘perempuan aneh’ karena hanya semata-mata saya cinta dengan olahraga sepakbola ini.

Tapi saya yakin sesungguhnya dari perkataan mereka yang menyatakan bahwa saya ‘aneh’ dengan kecintaan saya akan sepakbola ini adalah bentuk rasa kebanggan dan kekaguman mereka kepada kita sebagai supporter sepakbola perempuan.
Pada nyatanya mereka mengatakan kita aneh, namun ketika mereka menceritakan kegemaran kita akan sepakbola kepada oranglain anda bisa menilai bagaimana cara mereka bercerita dengan raut muka bangga,kagum dan sesungguhnya mereka mau seperti kita namun tidak mampu mengekspesikannya.

Berbanggalah kita wahai para supporter sepakbola Indonesia khususnya para srikandi-srikandi di dalamanya. Mereka boleh mengatakan “kita aneh” tapi kita bisa membalikan pernyataan kita kepada mereka.
Jaman sekarang tidak suka sepakbola?
Jaman sekarang anti sepakbola?
Sesungguhnya saya atau anda yang aneh???😀

Posted with WordPress for BlackBerry.

One thought on “Mereka Bilang Saya Aneh (Perempuan Sepakbola)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s