Masih Milik Pamungkas (BP)

hampir 6 bulan sudah keputusan untuk berhenti dari Timnas itu diumumkan. rasanya diri ini masih denial dengan sebuah keputusan tersebut. saya rasa baru kemarin saya melihat anda menggunakan kostum merah putih bersama rekan-rekan yang lain mengikuti laga away dan rasanya baru kemarin mendukung anda di stadion bersama rekan-rekan supporter yang lain. nyatanya itu sudah lama terjadi dan kini tinggalah sebuah kisah dan cerita tentang si nomor 20 yang merasa gagal sebagai kapten karena belum bisa memberi prestasi untuk negaranya namun satu sisi sepakbola dan lini depan Indonesia masih membutuhkan anda.

bukan bermaksud menggurui atau menasihati, tapi inilah watak manusia! berada di bagian terdepan untuk mencari kejelekan seseorang dan menjadi seorang pecundang yang seolah tidak mau mengakui kelebihan orang lain. cacian itu sering beliau (bepe) terima, bukan hanya Ia tapi banyak orang bahkan sampai orang biasa atau tak ternama sekalipun.

dari awal mengenal sampai jatuh cinta dengan olahraga yang satu ini, sosok bepe sudah terasa begitu dekat. bagaimana tidak, secara tidak langsung beliau yang membuat saya bisa sampai pada saat ini sebagai seorang supporter liga lokal. melihat ia pertama kali berseragam timnas kala itu, membuat diri ini beranjak lebih jauh untuk mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia.

indonesia masih membutuhkan anda kapten! mungkin hal ini yang membuat saya terjebak nostalgia malam ini. kala menyaksikan laga persahabatan timnas dua hari ini terlihat jelas bagaimana lini depan Indonesia masih membutuhkan striker yang bukan hanya sebagai pencetak gol, tapi sosok pemimpin bagi rekan-rekan setim yang belum terlihat sampai saat ini.

walaupun kini timnas senior banyak diisi bule-bule naturalisasi berbadan tinggi, tapi tidak ada sundulan seperti anda, yang lahir lewat kepala pria jawa indonesia asli yang memiliki tinggi badan tidak terlalu tinggi namun dengan tekat, lompatan, dan demi sebuah kemenangan Ia akan melompat jauh tinggi diantara pria-pria bule tinggi pemain belakang lawan. Jika ada film tendangan dari langit, maka saya sebut ini lompatan kelangit :D  ahhhh! saya rindu lompatan anda kapten!!

dua hari dengan laga uji coba timnas senior dan u-23, rasanya bukan saya saja yang belum bisa moveon dari empunya nomor 20 ini, namun komentator “ahay” pun nampaknya demikian. nyatanya selain mengulang-ulang ucapan ahay, komentator juga mengulang-ulang nama Bepe dan sundulannya.

entahlah, kini kita pun tak bisa berbuat banyak. surat resmi tersebut telah diumumkan atas kemundurannya dari timnas. mungkin satu-satunya tempat dapat melihat sundulannya lagi lewat Persija di musim kompetisi mendatang atau tidak sama sekali.

secara prestasi timnasional mungkin anda merasa gagal menjadi kapten atau pemain,tapi setidaknya anda sukses menarik minat masyarakat Indonesia untuk mencicipi sepakbola ala Indonesia.

sampai pada detik ini setelah anda pensiun dari timnas saya belum menemukan sosok lain yang dapat mengganti posisi anda. entahlah, merasakan ada yang berbeda dengan sosok anda. bukan bicara berlebihan tapi ini nyatanya.
pemain yang lain boleh lebih kece, boleh lebih tinggi, ataupun berketurunan asing sekalipun, namun menurut saya mereka hanya sebatas enak dilihat (diluar kemampuan yang mereka miliki) berbeda dengan anda.
pada nyatanya mungkin saya sering menyebut nama pemai  A, B, C tapi sekedar di ucapan saja, tidak mendapatkan sebuah ruang yang benar-benar dapat di isi.
saya rasa baru bepe dan ismed lah yang berhasil membuat fokus ini memang tertuju pada satu titik saja.

cepat atau lambat memang semua akan berakhir.
rasanya baru kemarin meneriakan namanya saat berada di lapangan, namun waktu berkata lain! ini nyata!

saya rindu kepakan dua tangan anda setelah membuat gol
selebrasi meluncur dengan lutut ke rumput
loncatan anda
sundulan berbuah gol
dan dua buah gelang sakti putih di lengan anda

semoga saya dan kami masih dapat melihat anda bertanding karena 20, lini depan, loncatan, dan sundulan itu masih milik pamungkas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s